Skip to main content
Article
sistem ekologi pada hewan ruminansia apakah benar?
Penanganan Sampah Rumah Tangga melalui Budidaya Cacing Tanah: Langkah Awal Mendayagunakan Sampah Kota (2002)
  • ibra movic, unpad
Abstract
hewan ruminansia adalah hewan berkaki empat dan memiliki empat perut, sistem pencernaan pada hewan ini mampu menopang kebutuhan nutrisi hewan ini mulai dari protein, lemak, as amino esential, karbohidrat dan multivitamin walaupun dia hanya mengkonsumsi rumput.
pada dasarnya hewan memiliki sistem pencernaan mulai dari sistem pencernaan fisika dan kimia, untuk sistem pencernaan fisika biasanya menggunakan sistem gerak peristaltik dan gerak lambung atau diafragma perut sesdangkan untuk proses pencernaan secara kimiawi menggunakan sistem enzim, nah sedangkan pada hewan memamah biak ada tambahan satu sistem yaitu sistem pencernaan oleh microorganisme.
pada hewan memamah biak terdapa 3 jenios golongan mahluk hidup yang memiliki fungsi masing masing dan saling bersimbiosis, organisme tersebut yaiotu dari golongan protozoa, bacteri dan fungi.
setiap organisme ini memiliki peranannya masing masing, untuk organisme fungi peranan terbesarnya merupakan pendegradasii serat sehingga menjkadi lebih sederhana sehingga serat yang merupakan polisakarida dapat diubah menjadi disakarida sehingga lebih mudah dicerna maka sumber karbohidrat untuk hewan memamah biak untuk kebutuhan karbohidrat terpenuhi sedangkan guna mencapai titik stabilnya rumen atau hasil proses pencernaan awal akan doi cerna oleh kimia atau faktor abiotiknya lalu dikembalikan kedalam lambung untuk diolah lebih lanjut oleh bacteria untuk menghasilkan monosakarida guna memenuhi kadar protein dari peningkatan jumlah bakteri itu sendiri sedangkan dari proses ini akan, selain itu dari proses degradasi bakteri akan dihasilkan ATP oleh reaksi yang dihasilkan oleh proses degradasi kimia bakteri selain itu pada proses degradasi serat oleh fungi akan meningkatkan jumlah ATP yang merupakan sumber energi utama, pada peningkatan proses fermentasi oleh fungi dan oleh bakteri akan meningkatkan kadar keasaman sehingga mortalitas bakteri akan meningkat barulah disini peranan protozoa muncul sebagai penstabil PH lingkungan dengan memamkan bakteri mati dan memakan ATP dialm rumen nah setel;ah proses ini selesai maka rumen pun siap untuk dicerna atau diserap oleh hewan ini.
maka dari itu jika melihat fakta yangv ada dengan melihat keterlibatan faktor abiotik salah satunya enzim amilase atau amilopektin sebvagai faktor abiotik sedangkan untuk faktor biotiknya dilaksananlkan oleh microorganisme didlam perut hewan tersebut maka saya sebagai penulis awam melihat bahwa sungguh luar biasa sekali bahkan didsalm perut hewan memamah biak muncul ekologi karena tela\h memenuhi faktor biotik dan abiotik sebagai syarat suatu ekologi mohon bantuannta untuk l;ebih menjelaskan kekurang tahuan sya.
Keywords
  • paket wisata bandung
Disciplines
Publication Date
Winter February 6, 2002
Publisher Statement
hanya sebuah ketidak tahuan
Citation Information
ecology
Creative Commons license
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons CC_BY-NC-SA International License.